Robert Cosby Jr., putra dari Mary Cosby — bintang serial reality TV The Real Housewives of Salt Lake City (RHOSLC) di jaringan Bravo — ditemukan meninggal dunia pada Senin (24/2/2025) di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat. Pemuda berusia 23 tahun itu diduga meninggal akibat overdosis narkoba, meskipun penyebab resmi kematian masih menunggu hasil investigasi dari pihak medical examiner setempat.
Kepolisian Salt Lake City mengonfirmasi bahwa petugas merespons panggilan darurat terkait dugaan overdosis pada pukul 18.14 waktu setempat, yang kemudian berkembang menjadi penyelidikan kematian. Hingga saat ini, otopsi masih berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kematian Robert Clinton Cosby Jr.
Lewat pernyataan resmi yang dibagikan kepada media, Mary Cosby dan suaminya, Robert Cosby Sr., menyampaikan duka yang mendalam. "Putra kami tercinta, Robert Jr., telah dipanggil pulang kepada Tuhan. Meski hati kami sangat sakit, kami berpegangan pada janji Tuhan dan yakin bahwa ia kini telah damai," tulis keduanya. "Kami bersyukur atas doa-doa Anda dan mempercayakan Tuhan untuk menopang kami di masa kesedihan ini."
Clayton Simms, pengacara keluarga Cosby, turut menyampaikan pernyataan kepada The Hollywood Reporter. Simms menyebut kepergian Robert Jr. sebagai sesuatu yang sulit dicerna. "Semangat hangat, selera humornya, dan hati baiknya akan sangat dirindukan. Kepergiannya yang tiba-tiba sangat mengejutkan keluarga, dan mereka memohon privasi di masa yang amat berat ini," ujar Simms.
Robert Cosby Jr. bukanlah sosok asing bagi pemirsa RHOSLC. Ia tampil di beberapa episode serial tersebut mendampingi ibunya, Mary Cosby, yang merupakan anggota original cast sejak musim pertama. Titik paling berkesan terjadi pada musim kelima, ketika Robert secara terbuka membuka diri soal perjuangan melawan kecanduan narkoba dalam percakapan emosional bersama sang ibu di depan kamera. Ia mengungkap bahwa dirinya mulai mengonsumsi narkoba sejak usia 16 tahun, termasuk Xanax, Adderall, kokain, dan acid.
"Aku hanya merasa seperti noda. Aku merasa dunia ini bukan tempatku," ungkap Robert kepada ibunya dalam episode tersebut — sebuah momen yang kemudian menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan dalam sejarah franchise Real Housewives.
Setelah percakapan itu tersiar, Robert menjalani rehabilitasi. Pada Desember 2024, Mary mengonfirmasi dalam program Watch What Happens Live bahwa putranya telah menyelesaikan rehabilitasi dengan baik. "Dia melakukannya dengan luar biasa. Dia keluar sebagai orang baru," kata Mary kala itu.
Namun perjalanan Robert tidak berjalan mulus. Pada musim keenam RHOSLC yang tayang Januari 2025, Mary mengungkapkan bahwa putranya kembali relaps dan kemudian menjalani masa tahanan terkait lebih dari delapan tuduhan, termasuk pelanggaran perintah perlindungan yang melibatkan istrinya, Alexiana Smokoff. Mary sempat menyatakan bahwa ia lebih tenang mengetahui putranya berada di balik jeruji daripada khawatir tentang apa yang mungkin dilakukannya di luar. Awal Februari 2025, Robert dibebaskan dari penjara — sebuah kabar yang disambut Mary dengan unggahan hangat di Instagram disertai foto sang putra dan kalimat, "Terima kasih atas doa-doa kalian. Cintamu."
Kabar duka ini mengguncang industri hiburan Amerika. Eksekutif produser Bravo, Andy Cohen, menuliskan belasungkawa di Threads: "Berita yang amat menyedihkan dari SLC. Ini adalah mimpi buruk terburuk setiap orang tua. Hatiku hancur untuk Mary, dan aku mengirimkan seluruh cintaku untuknya dan Robert Sr."
Jaringan Bravo juga merilis pernyataan resmi: "Kami sangat berduka atas kepergian putra tercinta Mary. Robert Jr. Mary adalah bagian berharga dari keluarga kami, dan pikiran serta duka cita terdalam kami menyertai dia dan orang-orang terkasihnya di masa yang sangat sulit ini."
Rekan-rekan sesama cast RHOSLC — Heather Gay, Lisa Barlow, dan Whitney Rose — turut menyampaikan duka melalui media sosial. Heather Gay menulis, "Tidak ada kata-kata yang cukup besar untuk ini. Kami mencintaimu, Mary." Whitney Rose, yang diketahui memiliki kedekatan khusus dengan isu kecanduan karena pengalaman pribadinya dengan sang ayah, juga menyatakan turut berduka.
Kematian Robert Cosby Jr. kembali menyorot betapa dalamnya dampak kecanduan narkoba terhadap individu dan keluarga, bahkan di tengah sorotan publik dan upaya pemulihan yang sungguh-sungguh. Bagi jutaan penonton yang menyaksikan perjalanan hidupnya di layar kaca, kepergiannya meninggalkan duka yang nyata.
Bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan informasi atau bantuan terkait kecanduan narkoba, dapat menghubungi BNN (Badan Narkotika Nasional) melalui hotline 0800-1-876-876 atau mengunjungi laman resmi bnn.go.id.