Layanan Cek Kesehatan Gratis Permudah Masyarakat Akses Pemeriksaan Dini Penyakit
Jakarta - Direktur Eksekutif Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI), Yosephin Sri Sutanti, menilai Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan preventif sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Program tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, merata, dan berorientasi pada pencegahan penyakit sejak dini.
“Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat melalui layanan promotif dan preventif.,” kata Yosephin Sri Sutanti.
Menurut Yosephin, pemeriksaan kesehatan secara berkala memiliki peran penting dalam mengetahui kondisi kesehatan seseorang sejak dini.
Dengan deteksi awal, masyarakat dapat memperoleh penanganan dan langkah pencegahan yang lebih cepat sehingga risiko penyakit berkembang menjadi lebih berat dapat ditekan.
“Deteksi dini melalui Program CKG dinilai dapat mendukung penanganan dan pencegahan penyakit, baik penyakit fisik maupun gangguan mental, secara lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program CKG juga memberikan manfaat positif dalam mencegah berbagai penyakit metabolik yang saat ini banyak dialami masyarakat, seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan asam urat.
Melalui pemeriksaan kesehatan rutin, risiko komplikasi penyakit dinilai dapat diminimalkan sehingga kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik dan produktif.
“Program CKG juga dinilai dapat meminimalkan risiko komplikasi penyakit sehingga perlindungan kesehatan masyarakat semakin optimal,” tutur Yosephin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Arief Kurnia mengatakan pelaksanaan Program CKG di wilayahnya telah berjalan di seluruh 55 puskesmas sebagai bentuk pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Pelaksanaan Program CKG di Kabupaten Bekasi mampu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini sehingga penanganan kesehatan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat,” kata Arief Kurnia.
Menurutnya, kemudahan akses layanan kesehatan menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara merata.
“Pelaksanaan Program CKG di Kabupaten Bekasi telah berjalan di seluruh 55 puskesmas sebagai bentuk pemerataan layanan kesehatan masyarakat. Cakupan layanan Program CKG tersebut memperkuat kemudahan masyarakat dalam memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah domisilinya masing-masing,” ujarnya.
Dalam mendukung optimalisasi program, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi juga terus memperkuat sosialisasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi publik.
“Dinkes Bekasi mendukung optimalisasi pelaksanaan Program CKG melalui penguatan sosialisasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.” pungkasnya.***