Peringatan Hari Koperasi tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan
JAKARTA, AADToday.com – Peringatan Hari Koperasi tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai salah satu instrumen mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi desa.
Staf Khusus Menteri Koperasi, David Bastian, mengatakan KDMP hadir sebagai pusat agregasi ekonomi desa yang mengonsolidasikan potensi masyarakat agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih kuat.
"Koperasi Desa Merah Putih harapannya bisa menjadi pusat agregasi ekonomi, yaitu menggabungkan kekuatan dan potensi yang ada di desa untuk meningkatkan nilai tambah," ujar David.
Menurut David, koperasi juga menjaga agar perputaran uang tetap berada di desa melalui sistem usaha yang sehat dan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) yang transparan.
Untuk memperkuat daya saing koperasi, Kementerian Koperasi tengah menyiapkan RUU Sistem Perkoperasian Indonesia, disertai penguatan kapasitas SDM dan digitalisasi pengelolaan koperasi melalui Sistem Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes).
"Digitalisasi adalah hal yang mutlak. Kami sudah menyiapkan Simkopdes untuk memetakan potensi desa sekaligus mendukung tata kelola koperasi," jelasnya.
David menambahkan, KDMP juga akan menjadi motor hilirisasi dengan berperan sebagai offtaker komoditas desa, mengelola rantai pasok, serta memperpendek jalur distribusi agar petani memperoleh harga yang lebih layak dan masyarakat mendapatkan harga yang lebih adil.
"Hadirnya Koperasi Desa Merah Putih bertujuan memperpendek jalur distribusi dan menjadi offtaker sehingga petani mendapatkan harga yang sesuai," katanya.
Ia juga mengakui masih ada tantangan, terutama pada kualitas SDM, literasi keuangan, dan pemetaan potensi lokal. Karena itu, Kementerian Koperasi terus menyiapkan pelatihan bagi pengurus koperasi serta mendorong pengembangan usaha sesuai karakteristik masing-masing desa.
Menutup keterangannya, David optimistis KDMP akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan ekonomi desa sekaligus mewujudkan amanat Pasal 33 UUD 1945.
"Masa depan Koperasi Desa Merah Putih sangat cemerlang. Tujuannya adalah menyejahterakan masyarakat desa dan mengembalikan ekonomi konstitusi di Indonesia," pungkasnya.