Pemerintah Perkuat Koperasi Desa Merah Putih demi Kesejahteraan Ekonomi Desa

Pemerintah Perkuat Koperasi Desa Merah Putih demi Kesejahteraan Ekonomi Desa
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih
Optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Desa

Jabar - Kepala Desa Sukajaya, Kabupaten Sukabumi, Deden Gunaefi, menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. 

Ia menilai koperasi berbasis anggota menjadi instrumen strategis untuk memastikan perputaran ekonomi tetap berada di desa dan manfaatnya kembali kepada masyarakat secara langsung.

“Kopdes harus betul betul dikelola oleh masyarakat,” ujarnya. 

Ia kemudian menambahkan bahwa pengelolaan tersebut harus benar-benar berorientasi pada kepentingan bersama. 

“Sehingga dapat dimanfatkan dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota,” lanjutnya.

Dengan model seperti itu, kepemilikan dan keuntungan koperasi menjadi milik bersama masyarakat desa. 

Hasil usaha tidak mengalir keluar, melainkan kembali kepada anggota dalam bentuk sisa hasil usaha, layanan yang lebih baik, maupun penguatan modal usaha.

Skema ini dinilai mampu menciptakan pemerataan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Deden menjelaskan bahwa koperasi dapat memperkuat permodalan, membantu distribusi barang, hingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM desa. 

Dengan demikian, ekosistem ekonomi desa menjadi lebih kokoh dan saling mendukung, bukan saling mematikan.

Dalam sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, Deden berharap koperasi mampu menjadi solusi atas persoalan klasik yang dihadapi para produsen desa, terutama terkait harga jual yang tidak stabil. 

Ia menegaskan koperasi harus membeli hasil panen dengan harga yang adil dan transparan.

“Koperasi tidak boleh menjadi tengkulak,” ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa koperasi harus hadir sebagai penguat sektor produktif masyarakat desa. 

“Koperasi harus hadir sebagai penguat petani, peternak, dan nelayan agar mereka mendapatkan nilai tambah dari setiap hasil produksinya,” lanjutnya.

Perputaran ekonomi yang tetap berada di desa dinilai mampu memperkuat kemandirian, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan. 

Pendampingan, pengawasan, serta penguatan kapasitas pengelola koperasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program ini.

Menutup pernyataannya, Deden menyampaikan harapan besar terhadap masa depan koperasi desa di seluruh Indonesia. Ia berharap koperasi benar-benar menjadi fondasi ekonomi desa yang kuat. 

“Semoga koperasi ini tetap jaya dan benar-benar menjadi fondasi ekonomi desa yang mandiri, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Ikuti AAD Today Online di GoogleNews

#Ekonomi

Index

Berita Lainnya

Index