Trevor Noah (lahir 20 Februari 1984) adalah seorang pelawak tunggal (stand-up comedian), pembawa acara televisi, produser, penulis, dan aktor asal Afrika Selatan yang telah meraih pengakuan internasional yang signifikan. Ia dikenal luas sebagai pembawa acara program satir berita Amerika Serikat, The Daily Show, yang dipandunya dari tahun 2015 hingga 2022. Selain kesuksesannya di televisi, Noah juga merupakan figur penting dalam industri musik sebagai pembawa acara tetap untuk perhelatan bergengsi Grammy Awards.
Latar Belakang dan Kehidupan Awal di Era Apartheid
Trevor Noah lahir di Soweto, Afrika Selatan, dari pasangan Patricia Nombuyiselo Noah yang beretnis Xhosa dan Robert, seorang warga negara Swiss-Jerman berkulit putih. Kelahirannya terjadi pada masa berlakunya sistem apartheid di Afrika Selatan, sebuah sistem segregasi rasial yang melegalkan penindasan terhadap kelompok non-kulit putih. Di bawah hukum negara saat itu, hubungan antarras orang tuanya dianggap ilegal, yang menyebabkan Noah harus sering disembunyikan dari pihak berwenang selama masa kecilnya.
Ibunya, Patricia, kerap menghadapi hukuman penjara singkat akibat pelanggaran hukum segregasi tersebut. Pengalaman hidup dalam kemiskinan dan dinamika rasial yang kompleks di Afrika Selatan ini kemudian menjadi landasan utama materi komedi Noah, serta dituangkan dalam buku otobiografinya yang menjadi bestseller versi New York Times, Born a Crime. Hingga kini, Noah mempertahankan hubungan yang erat dengan ibunya, yang ia sebut sebagai sebuah evolusi hubungan yang patut disyukuri.
Awal Karier dan Terobosan Internasional
Karier hiburan Noah bermula pada usia remaja ketika ia tampil dalam sebuah opera sabun. Namun, bakat komedinya mulai terasah pada usia 20-an setelah ia menerima tantangan dari teman-temannya untuk tampil di panggung komedi. Kemampuannya dalam menguasai berbagai bahasa dan menirukan aksen dengan fasih membuatnya cepat dikenal sebagai salah satu komika terkemuka di Afrika Selatan.
Pada tahun 2009, ia menggelar pertunjukan tunggal bertajuk The Daywalker dan menjadi pembawa acara South African Music Awards. Setahun kemudian, ia meluncurkan acara bincang-bincangnya sendiri, Tonight With Trevor Noah. Ekspansi kariernya ke kancah internasional semakin nyata setelah ia tampil di festival Edinburgh Fringe pada tahun 2012 dengan pertunjukan The Racist. Pada tahun yang sama, ia mencatatkan sejarah sebagai komedian Afrika Selatan pertama yang tampil dalam program The Tonight Show with Jay Leno di Amerika Serikat, yang kemudian diikuti dengan penayangan komedi spesialnya, Trevor Noah: African American.
Era The Daily Show dan Pengakuan Global
Pada akhir tahun 2014, Trevor Noah bergabung dengan The Daily Show di saluran Comedy Central sebagai koresponden. Menyusul pengunduran diri Jon Stewart, Noah secara resmi ditunjuk sebagai pembawa acara pengganti dan memulai debutnya pada 28 September 2015. Meskipun sempat muncul keraguan publik dan kontroversi terkait materi media sosial lamanya, Noah berhasil mempertahankan eksistensi acara tersebut.
Selama masa kepemimpinannya, ia membawa perspektif internasional yang segar ke dalam satir politik Amerika. Keberhasilannya terbukti dengan perpanjangan kontrak lima tahun pada 2017 dan puncaknya, ia memenangkan Primetime Emmy Award untuk Outstanding Talk Series pada tahun 2023 setelah mengakhiri masa jabatannya pada Desember 2022. Dalam pidato kemenangannya, ia memberikan penghormatan kepada Jon Stewart atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin program tersebut.
Peran dalam Grammy Awards dan Proyek Terkini
Pasca The Daily Show, Trevor Noah terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pembawa acara paling prominen di industri hiburan. Ia tercatat sebagai pembawa acara Grammy Awards selama lima tahun berturut-turut, mulai dari tahun 2021 hingga perhelatan ke-67 yang dijadwalkan pada Februari 2025. Pencapaian ini menempatkannya dalam jajaran elit pembawa acara Grammy, bersanding dengan nama-nama legendaris seperti Andy Williams, John Denver, dan LL Cool J.
Produser eksekutif Grammy, Ben Winston, menyoroti kemampuan Noah dalam menyeimbangkan nada emosional acara dengan kecerdasan dan humor, menjadikannya figur ideal untuk memandu malam penghargaan musik terbesar tersebut. Selain menjadi pembawa acara, Noah juga bertindak sebagai produser untuk acara tersebut. Di luar televisi, ia aktif memandu siniar (podcast) berjudul What Now? With Trevor Noah dan terus melakukan tur stand-up comedy. Pada tahun 2024, karya komedinya kembali mendapat pengakuan melalui nominasi Best Comedy Album untuk tayangan spesial Netflix miliknya, Where Was I.