SURABAYA – Delapan pelamar yang lolos seleksi administrasi calon direksi PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda tidak hanya harus menghadapi psikotes. Mereka juga diwajibkan membuktikan pengalaman manajerial dan rekam jejak memimpin tim melalui dokumen resmi dari tempat kerja, dengan tenggat paling lambat Senin (12/10/2026).
Ketentuan itu tercantum dalam Pengumuman Nomor 20/PANSEL/X/2026 yang dirilis Panitia Seleksi (Pansel) Anggota Komisaris dan Anggota Direksi PT RPH Surabaya Perseroda pada Jumat (9/10/2026). Pengumuman yang ditandatangani Ketua Pansel, Vykka Anggradevi Kusuma, S.STP, tersebut merujuk pada Keputusan Pansel Nomor 19/PANSEL/X/2026 tertanggal 8 Oktober 2026.
Dalam pengumuman itu, Pansel meminta setiap pelamar yang dinyatakan Memenuhi Syarat Administrasi (MSA) mengirimkan berkas digital dari tempat kerja saat ini atau sebelumnya. Dokumen tersebut harus menyatakan bahwa pelamar pernah menjalankan peran manajerial di perusahaan sekaligus memimpin tim.
Syarat ini menjadi penyaring tambahan bagi kandidat yang akan memegang kendali badan usaha daerah di bawah Pemerintah Kota Surabaya. Waktu yang tersedia pun terbilang singkat, yakni hanya sekitar tiga hari sejak pengumuman dirilis.
Berkas pelamar jabatan Direktur Utama dikirim ke surel dirutrph@surabaya.go.id. Adapun pelamar jabatan Direktur Administrasi Keuangan mengirimkannya ke dakrph@surabaya.go.id.
Untuk kursi Direktur Utama, tiga kandidat dinyatakan lolos administrasi, yaitu Arista Rahmadianto, S.P., M.Si.; Fajar Arifianto Isnugroho, S.Sos., M.Si.; dan RM. Bramastyo Kusumonegoro, SE., SH., MM., M.Kn., CIPA.
Sedangkan untuk jabatan Direktur Administrasi Keuangan, lima nama melaju ke tahap berikutnya. Mereka adalah Andreyas Denni Candra, SE.; Fanny Adibah, S.Pd., M.Pd.; Hendra Widiyanto, SE., Ak.; Riansah Abbas, S.Ak.; dan Rudy Hardiyanto, SE. Pansel mencatat seluruh nama disusun menurut abjad.
Sehari setelah tenggat dokumen, kedelapan kandidat wajib mengikuti psikotes yang digelar Airlangga Assessment Center pada Selasa (13/10/2026) pukul 08.00 WIB hingga selesai. Tes berlangsung di Aula Lantai 9 Gedung Nano Universitas Airlangga, Kampus C, Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Mulyorejo, Surabaya.
Peserta diminta datang paling lambat 30 menit sebelum tes dimulai dengan membawa KTP atau kartu identitas lain, bolpoin, pensil 2B, dan penghapus. Selain itu, mereka juga harus membawa gawai yang telah terpasang aplikasi pemindai kode QR.
Rangkaian tahapan yang padat ini menunjukkan Pansel menaruh perhatian besar pada kapasitas kepemimpinan calon direksi. Hasil seleksi akan menentukan siapa yang mengelola PT RPH Surabaya Perseroda, perusahaan daerah yang bergerak di layanan pemotongan hewan dan berkaitan langsung dengan pasokan daging bagi warga Surabaya.