Owner AAD Today Universal Ali Azhar Pilih Magang di Radar Malang, Sepekan Bergabung Langsung Terjun ke Konser Besar

Owner AAD Today Universal Ali Azhar Pilih Magang di Radar Malang, Sepekan Bergabung Langsung Terjun ke Konser Besar

Magang di Radar Malang merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya ia tuntaskan di media digital Ketik.com. Selain memperdalam kemampuan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari syarat kelulusan di bangku kuliah yang tengah ia jalani.

"Saya memutuskan untuk melanjutkan magang wajib di Radar Malang Jawa Pos setelah sebelumnya menyelesaikan pengalaman magang di Ketik.com. Keputusan ini saya ambil untuk memenuhi persyaratan kelulusan di kampus sekaligus menambah pengalaman dan memperdalam pengetahuan saya di bidang jurnalistik," ujar Ali.

Pengalaman yang paling membekas baginya justru datang di luar meja redaksi. Sekitar satu minggu setelah mulai bergabung, Ali ikut terlibat dalam penyelenggaraan sebuah konser yang digelar Radar Malang. Bagi pengelola agensi konten, kesempatan melihat langsung dapur sebuah acara besar menjadi pelajaran yang jarang didapat.

"Salah satu pengalaman yang paling berkesan selama menjalani magang di Radar Malang Jawa Pos adalah ketika saya berkesempatan ikut terlibat dalam penyelenggaraan sebuah event konser, tepat sekitar satu minggu setelah saya mulai bergabung. Pengalaman ini terasa luar biasa bagi saya karena memberikan kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang baru sekaligus mengeksplorasi pengalaman di luar pekerjaan jurnalistik sehari-hari," katanya.

Menurut Ali, tantangan terbesar dalam acara tersebut adalah menjaga situasi tetap terkendali di tengah besarnya jumlah penonton yang datang.

"Saya mendapatkan pengalaman langsung dalam membantu penyelenggaraan event berskala besar yang menghadirkan banyak artis dan menarik banyak penonton. Menurut saya, pengalaman ini sangat menarik karena ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar. Salah satu tantangan yang saya pelajari adalah bagaimana menjaga kondisi penonton agar tetap kondusif, sehingga acara dapat berlangsung dengan tertib dan nyaman bagi semua orang yang hadir," jelasnya.

Keterlibatan itu menguatkan pandangannya bahwa perusahaan media kini tidak hanya bergerak di ranah pemberitaan. Kerja sama tim, komunikasi, dan kesiapan menghadapi situasi lapangan menjadi kemampuan yang sama pentingnya, termasuk bagi pelaku bisnis konten seperti dirinya.

"Melalui pengalaman tersebut, saya menyadari bahwa bekerja di lingkungan media tidak hanya memberikan kesempatan untuk belajar tentang jurnalistik, tetapi juga membuka peluang untuk terlibat dalam kegiatan berskala besar yang membutuhkan kerja sama tim, komunikasi yang baik, dan kemampuan menghadapi situasi di lapangan. Pengalaman ini menjadi hal baru yang sangat berharga bagi saya dan menambah wawasan mengenai dunia kerja secara lebih luas," tuturnya.

Di ruang redaksi, Ali mendapat bimbingan langsung dari redaktur, terutama soal content writing dan cara menimbang nilai berita (news value) sebelum sebuah informasi layak ditayangkan. Kemampuan ini dinilai relevan dengan kebutuhan agensi yang ia pimpin dalam memproduksi konten informatif.

"Di sini, saya juga mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih dalam mengenai content writing dalam dunia jurnalistik. Saya mendapat bimbingan secara langsung dari redaktur dan memperoleh banyak wawasan baru, terutama mengenai news value atau nilai berita dalam menentukan kelayakan sebuah informasi untuk diberitakan. Meskipun sebelumnya saya sudah memiliki pemahaman dasar mengenai hal tersebut, saya menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu dipelajari dan dikembangkan," ungkapnya.

Ia juga menilai lingkungan kerja di Radar Malang mendukung proses belajar para peserta magang.

"Selama menjalani magang di Radar Malang Jawa Pos, saya mendapatkan pengalaman baru, bertemu dengan teman-teman baru, dan merasakan lingkungan kerja yang stabil serta nyaman. Saya merasa senang bisa berada di lingkungan ini karena dapat belajar, berkembang, dan saling mendukung satu sama lain," ucapnya.

Dari rangkaian pengalaman itu, Ali menarik satu pelajaran utama, yakni konsistensi.

"Dari pengalaman ini, saya semakin memahami pentingnya konsistensi dalam mengerjakan sesuatu. Menurut saya, konsistensi menjadi salah satu kunci untuk mencapai hasil yang baik di masa depan. Oleh karena itu, saya berharap dapat terus belajar, menjaga semangat, dan menyelesaikan tanggung jawab magang dengan maksimal," katanya.

Ke depan, Ali berharap seluruh peserta magang dapat menuntaskan kewajiban dengan baik dan menjadikan pengalaman di Radar Malang sebagai bekal karier.

"Harapan saya ke depannya adalah agar saya dan teman-teman magang lainnya dapat saling mendukung, menyelesaikan seluruh kewajiban dengan baik, serta memperoleh nilai yang maksimal sebagai salah satu syarat kelulusan. Semoga pengalaman yang saya dapatkan selama magang di Radar Malang Jawa Pos ini bisa menjadi bekal berharga untuk perjalanan karier saya di bidang komunikasi dan jurnalistik. Amin," pungkasnya. 

Ikuti AAD Today Online di GoogleNews

Berita Lainnya

Index