JAKARTA - Aktris Gisella Anastasia membintangi film terbaru berjudul “Balas Budi” yang mengangkat fenomena penipuan asmara atau love scamming. Film arahan sutradara Reka Wijaya ini menampilkan Gisel sebagai Thalita, seorang perempuan yang menjadi korban tipu daya cinta dari karakter Budi yang diperankan oleh Yoshi Sudarso.
Saat berkunjung ke kantor kumparan, Jakarta, Selasa (13/1/2026), Gisel menjelaskan bahwa karakternya bekerja sama dengan tiga perempuan lain yang juga menjadi korban love scamming dari pria yang sama.
“Jadi, ada aku dan tiga cewek yang lain nih, yang diperanin sama Michelle Ziudith sebagai Alma, Niken Anjani sebagai Ayu anaknya Bu Lastri yang diperankan Mbak Asri Welas, terus ada Givina sebagai Uli. Aku sebagai Thalita. Ini kita bersatu padu mau ngebalas Budi,” ungkap ibu satu anak tersebut.
Mantan istri Gading Marten ini menyatakan bahwa film “Balas Budi” mengangkat fenomena yang tengah marak terjadi di masyarakat. Menurutnya, tidak sedikit orang yang menjadi korban penipuan berkedok hubungan asmara, baik perempuan maupun laki-laki.
“Love scamming sedang marak, ya, kayaknya ya. Mau ke cewek mau ke cowok lagi banyak kayaknya sekarang. Jadi semoga semuanya lebih aware ceritanya gitu,” ujar Gisel.
Artis berusia 34 tahun itu menegaskan perbedaan antara penipuan asmara dengan sekadar kekecewaan dalam hubungan biasa. “Kalau orang cuma dikecewakan mungkin biasa aja ya, namanya juga hubungan kadang-kadang ujungnya namanya manusia mengecewakan. Tapi kalau Love Scamming itu berarti sudah jadi sindikat. Udah ditargetin,” tambahnya.
Gisel berharap melalui film ini penonton dapat mengambil pelajaran dan lebih waspada terhadap pelaku love scamming yang kian marak di era digital.
Dalam kesempatan yang sama, Gisel berbagi pengalaman pribadinya yang pernah hampir bertemu dengan pria berilaku red flag. Meski tidak persis seperti karakter Budi, ia mengaku sempat menemui beberapa pria yang diduga memiliki niat melakukan love scamming.
“Kalau yang persis-persis Budi, yang terang-terangan di awal begitu… belum sih. Tapi hampir… ya ada-ada aja. Ada banget. Apalagi kayak emang biasa, ya, perempuan kalau bisa kerja gitu ya, ngerasa kuat gitu berdiri sendiri, terus juga mungkin pernah dengan segala masa lalunya tuh ngerasa gampang iba,” tuturnya.
Gisel mengaku bisa membaca gelagat tidak baik sejak awal sehingga mampu menghindari pelaku penipuan asmara. Menurutnya, ciri paling mudah dikenali adalah ketika pria tidak segan untuk dilayani, khususnya dari segi finansial.
“Karena kan gimana pun perempuan tuh yang emang dilindungin, emang laki-laki tuh mem-provide. Itu mesti jelas batasannya. Ya disesuaikan aja ya berarti,” katanya.
Artis yang akrab disapa Gisel ini mengimbau agar setiap orang lebih teliti dalam mencari pasangan hidup. Ia menilai perkembangan media digital saat ini justru memudahkan untuk mengidentifikasi seseorang sebelum memutuskan menjalin hubungan lebih dekat.
“Di media zaman sekarang, digital media tuh gampang. Orang dari aplikasi, ya kan? Enggak harus ketemu dulu kayak gitu-gitu,” tutup Gisel.
Film “Balas Budi” mengisahkan perjalanan Alma (Michelle Ziudith), seorang perempuan yang hidupnya hancur setelah menjadi korban penipuan Budi. Karakter Budi digambarkan sebagai pria karismatik yang lihai memanipulasi identitas, mulai dari menyamar sebagai pangeran impian, koki ternama berdarah Prancis, hingga pengusaha sukses untuk menguras harta para korbannya. Aksi penipuannya disebut mencapai nilai miliaran rupiah dan meninggalkan luka emosional serta finansial yang mendalam.
Alih-alih terpuruk, Alma memilih bangkit dan menggagas “Misi Balas Budi”. Ia bertemu dengan Ayu (Niken Anjani), Uli (Givina), dan Thalita (Gisella Anastasia) yang memiliki pengalaman pahit serupa. Keempat perempuan ini membentuk aliansi untuk melakukan pengintaian, mengumpulkan bukti, dan menyusun strategi menjebak Budi dalam permainannya sendiri sebelum muncul korban-korban baru.
Film “Balas Budi” dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026.